Sekolah Islam Terpadu Al-Khawarizmi

SEKOLAH ISLAM TERPADU

AL-KHAWARIZMI

MPLS SMPIT AL-KHAWARIZMI

Masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMP dan SMA. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru tak terkecuali di SMPIT AL-KHAWARIZMI TANA PASER .

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran baru, guna menyambut kedatangan para peserta didik baru.

Ada perbedaan sudut pandang antara MPLS dan MOS atau MOPD. MPLS yang sekarang digunakan lebih mengedepankan kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan, berbeda dengan MOS atau MOPD yang cenderung disalah tafsirkan sebagai ajang perpeloncoan bagi siswa baru oleh siswa senior.

Kegiatan MPLS yang bertempat di lantai 3 AULA SMPIT AL-KHAWARIZMI ini dimaksudkan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. Juga sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di  SIT AL-KHAWARIZMI. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Alhamdulillah Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari  (Ahad, 15-17 juli 2019) berlangsung kondusif dan sarat dengan aktifitas takwa, terlihat dari beberapa acara yang penuh muatan ruhiyah seperti sholat dhuha, dan ibadah lainya. Para ustadz/ah senantiasa membimbing dan mengarahkan siswa-siswi baru untuk melaksanakan setiap tahapan di dalam susunan acara dengan tertib dan hikmat. Hal ini dimaksudkan untuk melatih dan membiasakan anak-anak SMPIT Al-Khawarizmi agar akrab dengan ibadah kepada Allah ﷻ tidak hanya yang wajib namun juga yang menjadi sunnah Rasulullah ﷺ.

Selain itu dengan berakhirnya kegiatan ini nantinya diharapkan mengasilkan banyak manfaat, dan sekurang-kurangnya 5 manfaat yang diperoleh dinataranya:

  1. mengenali potensi diri siswa baru;
    2. membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah;
    3. menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru; dengan harapan terwujudnya siswa yang berprestasi dan berakhlak islami.
    4. mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya;
    5. menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.