Sekolah Islam Terpadu Al-Khawarizmi

SEKOLAH ISLAM TERPADU

AL-KHAWARIZMI

ASTRI SMPIT AK SEMBUH DARI LUKA

Pada hari itu cuaca cukup cerah, tepat seminggu yang lalu pada Jum’at 18/01, seluruh warga sekolah sedang bersiap melaksanakan proses pembelajaran seperti biasa. Dan sekitar pukul 07.20 WITA mulai terlihat asap hitam dari arah belakang sekolah tepatnya disekitar Asrama Putri SMPIT Al-Khawarizmi, dan benar saja asap itu berasal dari Asrama putri, teriakan anak-anak juga mulai saling bersambutan.

Semua warga sekolah mulai berhamburan terutama para siswa-siswi SIT Al-Khawarizmi, Namun dengan sigap ustadz & ustazdah mulai mengkondisikan para siswa untuk tetap tenang dan segera mengevakuasi ke tempat yang lebih aman dan beberapa siswa bersama para ustadz melaksanakan sholat duha dan berdo’a bersama atas musibah yang diketahui terjadi karena adanya arus pendek listrik ini.

Disisi lain para ustadz dibantu warga sekitar dan para siswa mulai mengamankan barang-barang yang masih bisa diselamatkan sembari menunggu pemadam datang.

Tak lama berselang pemadam kebakaran dari unsur Tim Gabungan datang dan dengan sigap langsung mulai memadamkan api yang membesar dalam waktu yang sangat cepat itu.

Beberapa waktu kemudian berkat seluruh pihak yang membantu memadamkan dengan sangat sigap, api pun sudah mulai bisa dikendalikan. Namun bangunan asrama dan semua isinya tidak lagi bisa diselamatakan karena ikut hangus terbakar.

Kejadian ini cukup menyisakan trauma dan luka bagi seluruh warga Al-Khawarizmi, mengingat ini adalah kali pertama musibah kebakaran terjadi dikomplek SIT Al-Khawarizmi. Semoga dengan adanya musibah ini bisa membuat kita lebih waspada serta kita mampu mengambil hikmah dan yakin Allah punya rencana yang lebih baik dari apa yang terjadi terjadi.

Pada malam hari masih di hari kejadian musibah kebakaran tersebut, jajaran pimpinan Yayasan Al-Khawarizmi pun segera mengadakan rapat guna untuk mencari solusi dari permasalahan yang ditimbulkan akibat insiden ini. Termasuk permasalahan yang paling genting adalah raibnya gedung Asrama Putri beserta dengan seluruh barang-barang di dalamnya dilahap si jago merah, sehingga diperlukan alternatif gedung yang dapat digunakan sebagai asrama pengganti.

Mengingat pembangunan gedung sekolah baru di Jalan Ridwan Suwidi yang belum selesai (baca berita tentang progress pembangunan Al-khawarizmi boarding school) dan kondisinya belum siap untuk digunakan, ASTRI (Asrama Putri) pun untuk sementara waktu dipindahkan ke kediaman Ketua Yayasan Al-Khawarizmi (rumah Ustadz Miswan Thahadi) dan rumah dari salah satu ustadzah SMPIT (Ustadzah Rizky) sampai pembangunan gedung ASTRI yang baru selesai.

Bantuan dan dukungan baik secara moral maupun materi Alhamdulillah berdatangan kepada Al-Khawarizmi dari berbagai kalangan. Diantaranya bantuan datang dari PGRI Paser, Dinas Sosial Paser, Saka Bhayangkara, BSMR SMPIT Al-Khawarizmi, BSMI Kabupaten Paser, dan juga dari hasil penggalangan dana anak-anak SDIT, SMPIT, dan SMAIT. Semua ini dilakukan dengan satu tujuan dan harapan, agar ASTRI SMPIT Al-Khawarizmi dapat segera sembuh dari luka dan aktifitas pembelajaran maupun pembinaan dapat kembali berjalan normal.

Banjir bantuan yang datang pun disambut dengan ceria terutama oleh anak-anak ASTRI, mereka sampai bingung memilah dan memilih barang-barang bantuan yang datang.

Sepekan telah berlalu semenjak kebakaran yang melahap habis ASTRI SMPIT Al-Khawarizmi. Perlahan dan pasti, santri penghuni ASTRI mulai bisa menghilangkan trauma psikologis karena insiden tersebut dan aktivitas di ASTRI berangsur-angsur pulih dan membaik. Kepala SMPIT Al-Khawarizmi, ustadzah Wiwin Rahma Suryanti, yang rumahnya dipergunakan sebagai asrama sementarapun turut merasakan salah satu hikmah yaitu bisa berangkat lebih pagi dari biasanya…

Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuannya kepada Al-Khawarizmi, semoga Allah SWT terima sebagai amal sholeh dan diganti dengan rezeki yang lebih baik. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.