Wisuda Tahfizh dan Pelepasan Kelas IX

Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan sederajat telah berlalu. Sebagai tahap akhir dari seluruh rangkaian pembelajaran sekaligus sebagai momentum penentuan kelulusan, tentunya masa-masa ini dijalani anak-anak dengan perasaan yang bercampur aduk.

Ada perasaan lega, bahagia, dan bersyukur karena masa-masa yang konon “paling memusingkan” telah terlewati, namun juga ada perasaan tegang, berdebar, dan harap harap cemas menanti datangnya pengumuman kelulusan di tanggal 28 Mei 2018 mendatang.

Ada lagi perasaan sedih, gundah, dan takut yang begitu menyesakkan dada karena saat-saat perpisahan pun tiba. Kawan-kawan satu angkatan kelas IX maupun adik-adik kelas VII dan kelas VIII  serta bapak dan ibu guru yang telah membersamai mereka selama 3 tahun ini akan segera menjadi bagian dari masa lalu mereka. Sungguh berwarna-warni suasana hati mereka pada hari ini, maka mengabadikan memori tersebut dan membingkainya dengan indah adalah penting agar anak-anak siap menjalani masa depannya.

Maka setelah beberapa dua hari yang lalu tepatnya kamis (10/5) telah dilaksanakan wisuda tahfihz dan pelepasan siswa-siswi SDIT kelas VI baca disini, hari ini Minggu(13/5) dilaksanakan pula acara wisuda tahfihz dan pelepasan siswa-siswi SMPIT kelas IX yang mana acara ini banyak dihadiri para tamu undangan mulai dari perwakilan pemerintahan, orang tua murid, hingga pengurus yayasan Al-Khawarizmi.

Pada saat memberikan sambutan, Ketua Yayasan Al-Khawarizmi Ustadz Miswan Thahadi, M.PdI mengatakan bahwa “masa depan duniawi anak-anak kita memang belum pasti, namun masa depan ukhrawi-nya sudah pasti.” Allah ﷻ telah memberikan kisi-kisi agar kita dapat memastikan masa depan kita di akhirat yang disampaikan Rasulullah ﷺ di dalam Al-Qur’an surat Al-Qashash ayat 83 :

تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لا يُرِيدُونَ عُلُوّاً فِي الْأَرْضِ وَلا فَسَاداً وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ

“Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan (maksiat) di (muka) bumi, dan kesudahan (yang baik) itu (surga) adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (Qs. Al Qashash: 83)

Suasana haru tidak dapat di hindari pada saat sesi halal bi halal antara murid, guru dan orang tua murid dimana terlihat luapan emosi tercurah, tidak sedikit yang menitihkan air mata mengingat kebersamaan yang telah dibangun dalam 3 tahun terakhir antara orang tua, guru, dan terutama para siswa.
Semoga momen ini menjadi penyemangat bagi para siswa yang sebentar lagi akan mengganti seragam mereka dari putih biru menjadi putih abu-abu, namun apapun seragam yang digunakan kelak tentu saja harapan terbesar para guru adalah kemanapun kalian akan melanjutkan pendidikan nanti mulailah dari saat ini “Kuatkan hati, Tetapkan Tujuan, Mantapkan Langkah” serta selalu berusaha menjadi manusia yang “Berprestasi dan Berakhlak Islami”. Selamat menempuh hidup baru di putih abu-abu

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *